Rabu, 26 Oktober 2016

Jalan-jalannya para penghafal al qur an santri daarulhuda

TAHFIDZ AL QUR AN (DAARUL HUDA) - Setelah habis magrib dan subuh, anak-anak santri menghafalkan al quran dan menyetorkannya ke pembimbing al qur an. Kegiatan ini dilakukan setiap hari kecuali rabu pagi dan hari jum'at (waktu lari pagi dan liburnya santri).
Anak-anak di halaqoh tahfidz ust. Abu fidel meminta jalan-jalan ke luar pondok plus makan-makan. Niatnya mereka ingin bakar-bakar ikan dan daging. Berhubung waktunya akan lama dan tidak akan mencungkupi waktu untuk bakar-bakar tersebut, maka ust. Abu fidel mengambil inisiatif masak ikan saja dengan cara di goreng.
Bagi anak anak hal itu tidak jadi masalah, kelihatannya anak ini merasa jenuh dengan padatnya kegiatan di pondok. Hal itu sebagaimana yang dirasakan penulis pada saat jadi santri di pondok daarul huda.
Akhirnya makan-makan dan jalan-jalan ditentukan waktunya pada hari jum'at setelah shalat jum'at. Pada waktu ini hari libur untuk pondok daarul huda putra. Jadi tidak akan mengganggu kegiatan lainnya, sehingga anak-anakpun bisa bebas melepaskan kepenatannya dalam mengikuti kegiatan di pondok.

Akhirnya pembimbing halaqoh membawanya ke wahana wisata alam karang kamulyaan ciamis, -qodarullah- diperjalanan air hujan turun, sehingga ada sebagian santri yang terpaksa harus basah-basahan air hujan walaupun hanya sedikit.
Setelah sampai di karang kamulyaan, hujan makin besar dan tidak memungkinkan kalau makan di dalam wahana wisata hutan ciung wanara tersebut. Akhirnya diputuskanlah untuk makan di barak masjid dengan arahan jangan sampai mengotori lantai masjid -kata- pembimbingnya.
Setelah makan selesai, anak-anak diberikan pilihan antara masuk ke hutan ciung wanara atau keliling seputar ciamis sambil kembali ke pondok. Maka mereka menginginkan untuk keliling pakai mobil disekitar ciamis. Dan sampailah ke jalan arah pondok daarul huda dengan menggunakan jalan bojong (stasiun kereta pai) dan tembusnya ke jalan cimaragas kota banjar.
Kini jalan-jalan para penghafal alqur an bisa terlaksanakan. Dan al hamdulillah pada kelompok tersebut sudah ada anak yg hafal juz 30. Dia kevin santri asal garut yang duduk di kelas I KMI (Kulliyyatul Mu'allimiin Al Islaamiyah)
~el barca~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar