contoh pertanyaan hakim kepada saksi dalam persidangan perselingkuhan di pengadilan agama
Percakapan
dalam persidangan
Hendri : saudari bernama ain rahmayanti ?
Ain :
benar pak
Hendri : siapa nama bapak
saudari ?
Ain :
____________________
Hendri : apa hubungan saudari dengan ibu dewi ?
Ain :
saya pembantu rumah tangganya pak
Hendri : sudah berapa lama saudari menjadi pembantu dirumahnya ibu
dewi ?
Ain :
sudah hampir 3 tahunan pak
Hendri : apakah saudari masih bekerja di rumahnya ibu dewi ??
Ain :
sudah enggak sih pak, semenjak ibu dewi pulang ke rumah orang tuanya,, aku juga
ikut pulang kampung.
Hendri : sudah berapa lama ibu dewi tinggal bersama orang tuanya
?
Ain :
yah sekitar 4 bulanan pak.
Hendri : apakah saudari tahu bagaimana kehidupan rumah tangga ibu
dewi dengan bapak toby marsal ?
Ain :
setahu saya dalam rumah tangganya harmonis-harmonis saja pak, tapi belakangan
ini, ya kurang lebih 8 bulanan kebelakang suka terjadi percekcokkan.
Hendri : apakah anda mendengar dan melihat langsung percekcokan
antara ibu dewi dengan bapak toby ?
Ain :
yah, saya mendengar langsung.
Hendri : masalah apa yang sering menjadi percekcokannya ?
Ain :
saya dengar-dengar sih masalah perempuan pak
Hendri : perempuan , maksudnya ???
Ain :
yah, katanya sich pak toby punya selingkuhan lagi
Hendri : apakah saudari
pernah melihat bapak toby mengajak wanita lain ke rumah atau jalan bareng
wanita lain ???
Ain :
belum pernah sih pak, tapi dalam percekcokannya, saya suka mendengar bahwa pak
toby memiliki wanita selingkuhan.
Hendri : yah,,.. terima kasih atas kesaksiannya.
[ kembali ke ketua majelis ]
Hendri : apakah benar saudara bernama herdi sang petualang ?
Herdi :
benar pak
Hendri : apa hubungan saudara dengan ibu dewi ?
Herdi :
hubungan saya dengan ibu dewi tetanggaan pak, bahkan saya teman sekampus
suaminya ibu dewi.
Hendri : sudah berapa lama ibu dewi menikah dengan bapak toby ?
Herdi :
yah sekitar 4 tahunan pak
Hendri : apakah mereka berdua mempunyai anak ?
Herdi :
mempunyai pak
Hendri : ada berapa anaknya ?
Herdi :
baru satu pak
Hendri : setelah menikah, dimana ibu dewi tinggal ?
Herdi :
di rumah suaminya
Hendri : lalu, sekarang ibu dewi tinggal dimana ?
Herdi :
seingat saya, ibu dewi tidak kelihatan dari rumahnya udah hampir 4 bulanan pak
Hendri : apa yang saudara ketahui dari rumah tangga mereka berdua
??
Herdi :
setahu saya sih, kehidupan rumah tangganya biasanya aja, damai, rukun, tidak
terjadi perselisihan, dan bahkan kelihatannya mereka berdua bahagia. Tapi
akhir-akhir ini sering terdengar pertengkaran.
Hendri : apakah saudara mendengar langsung pertengkaran mereka ??
Herdi :
yah, saya mendengarnya. Bahkan suaranya terdengar hampir satu ke RT an pak.
Hendri : berapa kali saudara mendengar pertengkaran diantara
mereka ??
Herdi :
kalau yang saya dengar sih ada sekitar 3 kalian pak.
Hendri : yang saudara ketahui,penyebab terjadinya pertengakaran
itu apa ??
Herdi :
kata ibu dewi sih katanya suaminya berselingkuh lagi.
Hendri : sebentar,,, saudara mengatakan bahwa saudara mendengar
langsung pertengkaran antara ibu dewi dengan bapak toby, tapi sekarang bilang
kata ibu dewi, bagaimana ini ???
Herdi :
begini pak maksudnya.... pas bertengkar saya tidak tahu apa permasalahan
pertengkarannya, Cuma saya mendengar bahwa mereka berdua bertengkar adu mulut
dirumahnya, kemudian sebelum ibu dewi pulang ke rumah orang tuanya, dia sempat
cerita bahwa suaminya selingkuh lagi.
Hendri : apakah saudara pernah melihat bapak toby membawa
perempuan atau mungkin jalan berdua bersama perempuan.
Herdi :
yah, saya pernah melihatnya pak... apalagi kalau di kampus, saya mengira itu
hanya temen kuliahnya saja, saya tidak mengira bahwa perempuan itu temen dekat
atau selingkuhannya. Namun setelah ibu dewi cerita, saya juga jadi penasaran,
apakah benar bapak toby punya wanita selingkuhan. Eh ternyata saya pernah
memergoki dia berduaan di suatu tempat, kemudian saya fhoto dan saya kasih
fhotonya ke ibu dewi.
Hendri : bisakah anda memperlihatkan fhotonya ?
Herdi :
bisa pak, nih ada di hape saya.
[pak saksi herdi memperlihatkan fhoto
selingkuh bapak toby ke majelis hakim dan hakim anggota]
Hendri : yah.. mungkin itu temen biasanya pak toby ???
Herdi :
engak pak... masa pak toby kelihatan mesra dengan perempuan tersebut.
Hendri : saudara tahu siapa perempuan itu ?
Herdi :
tahu sih engak, tapi saya sering lihat di kampus bareng sama bapak toby.
Hendri : saudara tahu nama perempuan itu
Herdi :
katanya sih namanya yeni wongso
Hendri : kalau kami hadirkan orangnya , anda pasti akan
mengenalinya ??
Herdi :
in syaa alloh pak.
[ dikembalikan ke ketua majelis ]
Percakapan hakim anggota [ edis ]
Edis :
saudara benar yang bernama ari miras istafa ?
Ari :
benar pak.
Edis :
siapa ayah kandung saudara ??
Ari :
____________________
Edis :
apa hubungan saudara dengan bapak toby ?
Ari :
saya sopir pribadinya pak toby .
Edis :
sudah berapa lama anda bekerja untuk bapak toby ?
Ari :
yaahh sekitar 2,5 Tahunan pak
Edis :
bagaimana saudara melihat rumah tangga pak toby dengan ibu dewi ?
Ari :
selama saya bekerja, saya melihat mereka rukun-rukun saja pak, tapi akhir-akhir
ini saya tidak melihat ibu dewi di rumah.
Edis :
sudah berapa lama saudara tidak melihat ibu dewi di rumah ??
Ari :
sekitar 7 bulan yang lalu pak
Edis :
saudara tahu gak, kenapa ibu dewi tidak tinggal serumah dengan bapak toby lagi
?
Ari :
emzz.. saya kurang tahu pak.
Edis :
apakah anda yang mengantar ibu dewi pulang ke rumah orang tuanya ?
Ari :
bukan pak, saya hanya sopir pribadi pak toby.
Edis :
apakah saudara pernah mendengar pertengkaran antara pak toby dengan ibu dewi ?
Ari :
pernah pak, tapi saya kira itu pertengkaran biasa dalam rumah tangga
Edis :
maksud seperti pertengkaran biasa itu seperti apa ?
Ari :
yah... biasalah pak seperti ada kesalah fahaman aja.
Edis :
saudara sebagai sopir pak toby, pernahkah saudara melihat atau mengantar pak
toby dengan wanita lain ?
Ari :
emzz.... (sambil agak bingung) pernah pak. Tapi itu temen kuliahnya pak toby
atau sekretarisnya pak toby.
Edis :
berapa kali saudara melihat bapak toby membawa wanita lain ?
Ari :
yah paling 3 kalian pak.
Edis :
saudara tahu kemana bapak toby dan wanita lain tersebut pergi.?
Ari :
saya hanya ngantar aja pak.
Edis :
iya... saudara tahu mereka pergi kemana ?
Ari :
(kebingungan) ke rumahnya wanita pak, kata pak toby ada urusan kuliah
Edis :
apakah saudara tahu bahwa wanita tersebut adalah selingkuhan pak toby ?
Ari :
tidak tahu pak,, setahu saya, dia hanya temen kuliahannya saja.
Edis :
darimana saudara tahu bahwa dia temen kuliahannya ?
Ari :
pak toby sendiri yang bilang ke saya, dan saya juga kalau ngejemput itu dari
kampusnya pak toby.
Edis :
berarti saudara tidak tahu bahwa bapak toby selingkuh ?
Ari :
tidak tahu pak

Tidak ada komentar:
Posting Komentar